Dukung Digitalisasi Dan Perkembangan Ekonomi Desa, Telkom Hadirkan Smart Town Nusantara

perkembangan ekonomi

Indonesia merupakan negara dengan sumber daya melimpah yang dapat dikembangkan menjadi bahan dasar produksi maupun bahan pendukung industri. Dengan agen judi bola teknologi, biaya transportasi dan komunikasi akan menurun, logistik dan rantai pasokan global lebih efektif, dan biaya perdagangan akan berkurang.

Berbagai negara mulai mencanangkan untuk fokus menggarap potensi pada ekonomi digital, salah satunya juga dilakukan oleh Indonesia. Pemerintah sendiri telah mencanangkan target pada 2020, nilai bisnis ekonomi digital Indonesia mencapai USD 130 miliar atau setara Rp 1. 730 triliun. Terlebih, survei APJII pada 2016 yang mengungkapkan pengguna internet Indonesia ada 132, 7 juta akan terus mengalami peningkatan seiring masih banyaknya masyarakat dan daerah yang akan dipenuhi kebutuhan layanan internetnya.

Sektor tersier merupakan sektor dominan di kawasan perkotaan, seperti Kawasan Jabodetabek. Hasil penelitian menunjukkan perkembangan ekonomi pada provinsi DKI Jakarta lebih dominan bertipe I dan II. Hal ini karena letak Provinsi DKI Jakarta sangat mendukung kegiatan ekonomi baik nasional maupun internasional. Hal ini ditunjukkan dari banyaknya sektor tersier cepat maju dan sektor maju tertekan di kota dan memiliki banyak sektor unggulan, sedangkan sektor berkembang cepat dan tertinggal mendominasi wilayah pinggiran dan tidak memiliki sektor unggulan. Perkembangan ekonomi wilayah dan peran sektor tersier memiliki hubungan searah dan berkekuatan cukup kuat. Pengembangan ekonomi di Kawasan Jabodetabek memperhatikan tipe wilayah, kontribusi sektoral, sektor unggulan, dan misi tiap daerah pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah.

“Saya yakin ekonomi digital akan bisa menciptakan lebih banyak lapangan kerja baru, sektor UMKM juga masih sangat potensial untuk dikembangkan, ” ungkapnya. Menurutnya, pandemi menjadi momentum Indonesia untuk mengejar ketertinggalan di saat banyak negara maju mengalami kemunduran, salah satunya melalui percepatan pengembangan ekonomi digital. Kesehatan merupakan hak asasi yang harus dipenuhi demi keberlangsungannya kehidupan bermasyarakat. Indikator tingkat kesehatan dapat dilihat dari rata-rata hari sakit dan ketersediaannya fasilitas kesehatan. Ketika terpenuhinya pembangunan ekonomi berupa kesejahteraan dalam bidang kesehatan, dapat dilihat dari beberapa indikasi berupa tingkat mortalitas yang rendah, angka pertumbuhan penduduk yang tinggi, dan angka harapan hidup yang tinggi.

Menurut dia, bisnis saat ini kian berkembang pesat, apalagi yang berbasis teknologi digital. Sehingga bukan tidak mungkin kaidah-kaidah hukum bisnis lama tertinggal dalam menyikapi perkembangan dalam lanskap bisnis baru tersebut. “Ini waktunya menguji kembali asumsi-asumsi dan prinsip-prinsip dalam hukum ekonomi, termasuk hukum persaingan usaha, sehingga lebih relevan dan tidak malah menjadi penghambat kemajuan ekonomi, termasuk juga ekonomi digital, ” kata Heru. Selain mengembangkan keterampilan dan potensi diri untuk menjadi SDM yang berkualitas, peningkatan ekonomi nasional juga bisa didukung dengan mengelola SDA.

perkembangan ekonomi

Meski mayoritas penduduk muslim, ekonomi dan keuangan syariah masih belum tergali optimal. Pemerintah butuh usulan kebijakan dan perbaikan yang dapat memperkuat ekonomi dan keuangan syariah nasional. Tetapi transformasi ini penting karena penurunan harga komoditas setelah tahun telah berdampak drastis pada Indonesia. Kinerja ekspor Indonesia melemah signifikan, menyiratkan penerimaan devisa yang lebih sedikit dan daya beli masyarakat jadi berkurang, sehingga menyebabkan perlambatan ekonomi. Sejalan dengan peningkatan kasus Covid-19, pertumbuhan ekonomi mayoritas negara di dunia mengalami kontraksi yang semakin dalam. Harga komoditas internasional secara umum turun seiring dengan penurunan permintaan global. “Jadi tidak ada lagi pelaku usaha yang minim akses informasi hukumnya, abai terhadap pajak, tidak mengantongi izin usaha, dan tidak memiliki hak merek sehingga dapat menyebabkan kerugian besar bagi bisnisnya, ” tuturnya.

Saat ini kita telah memasuki dunia digital, segala hal memungkinkan dapat dikendalikan dari segala tempat melalui jaringan internet dengan perangkat gadget / smartphone. Hal itu semakin memudahkan mobilitas manusia dalam berkegiatan sehari – hari termasuk dalam dunia bisnis khususnya dalam bidang ekonomi kreatif, sehingga fenomena ini semakin mengukuhkan dunia menuju arah ekonomi digital. Misalnya secara sederhana kita mengenal email, penggunaan website, aplikasi, pengelolaan produk secara online, serta transaksi online. “Saya berharap perguruan tinggi melakukan riset dengan sungguh-sungguh dari sisi data, metodologi dan menganalisa agar menyempurnakan kebijakan-kebijakan dan aturan-aturan ekonomi dan keuangan syariah yang bisa menjawab kebutuhan zamannya. Dalam catatan internal kami, sepanjang pandemi ini transaksi pendanaan ke startup digital juga masih terus mengalir tanpa adanya perlambatan.